Helm palsu itu digambarkan dengan merek ternama seperti merek helm yang dipakai Valentino Rossi, AGV. Grafisnya pun sangat identik. Namun, helm branded palsu dijual lebih murah. Sayangnya faktor keamanan dan keselamatan bukan menjadi yang utama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Helm palsu di Inggris dicurigai datang dari Indonesia. Hal itu dikatakan oleh Senior Brand Manager MotoDirect sebagai distributor helm Arai dan AGV di Inggris, Stuart Millington.
"Ini bukan tentang mencederai penjualan kami, lebih kepada mengedukasi konsumen bahwa salah satu helm (palsu) itu bisa membunuh. Mereka benar-benar seburuk itu. Dari sudut pandang moral, kami mungkin kehilangan keuntungan sebagai distributor, tapi itu tidak signifikan dibanding dengan jika satu orang terbunuh atau terluka parah memakai salah satu dari helm (palsu) ini," sebutnya.
Mark Mayo dari British Standards Institution, mengatakan helm palsu saat diuji mendapatkan hasil yang cukup mengejutkan. Helm itu rusak dan dipercaya tidak bisa melindungi kepala dengan baik.
"Helm terbelah dari depan ke belakang, kepala (pengendara) kemudian terkena dampak lebih lanjut yang akan menyebabkan cedera yang lebih besar," katanya dikutip ITV News.
"Kematian pada akhirnya akan dihasilkan dari orang-orang yang memakai helm itu. Itu adalah tragedi potensial yang menunggu untuk terjadi," ujarnya.
(rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas