Jumat, 12 Jul 2019 11:15 WIB

Kota Ini Larang Sepeda Motor gara-gara Begal

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Ilustrasi begal Foto: Andhika Akbarayansyah Ilustrasi begal Foto: Andhika Akbarayansyah
Addis Ababa - Pemerintah kota Addis Ababa, Etiopia, melarang penggunaan sepeda motor. Sebabnya, kendaraan roda dua dianggap sebagai kendaraan yang identik dengan tindakan kriminal.

Diberitakan Visordown, sepeda motor di kota itu sering dikaitkan dengan perampokan, begal hingga serangan kekerasan.

Di Afrika sepeda motor dianggap lebih mudah digunakan dan menjadi transportasi terbaik. Karenanya, orang-orang jahat sering memanfaatkan sepeda motor untuk kabur dari tempat kejadian perkara.


Kota Ini Larang Sepeda Motor gara-gara BegalFoto: Ilustrasi oleh Edi Wahyono




Namun, larangan ini mendapat protes dari berbagai macam kalangan, terutama pebisnis. Sejumlah perusahaan mengeluh larangan sepeda motor bisa menghalangi produktivitas, khususnya perusahaan pengiriman barang dan makanan cepat saji akan terkena dampak.

Untuk menegakkan larangan ini, pemerintah kota langsung menindak pengemudi sepeda motor. Sepeda motor kemudian disita.

Aturan di kota ini bertolak belakang dengan pemerintah kota Brussels, Belgia. Di Brussels, kemacetan lalu lintas dianggap bisa diurai jika pengendara menggunakan sepeda motor sebagai alternatif mobilitas harian. Bahkan di sana ada kampanye Ride to Work Day, yaitu acara yang bertujuan mempromosikan penggunaan sepeda motor dan skuter sebagai transportasi harian, bukan hanya untuk perjalanan santai.

Simak Video "Perkenalkan Mahindra Scorpio, Pikap India Seharga Rp 200 Jutaan"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com