Senin, 15 Apr 2019 12:59 WIB

Tantang Moge, Rider CBR250RR Surabaya Duel dengan GSX1000RR

Rizki Pratama - detikOto
Foto: Instagram Foto: Instagram
Jakarta - Lawan penantang CBR250RR dari Surabaya yang mempertaruhkan motornya mengalami pergantian. Sebelumnya pemilik motor CBR250RR melalui akun Instagram @dimas_nabrawi mengatakan akan menantang Kawasaki ZX10 RR namun setelah dikonfirmasi kembali lawannya yang diterima adalah Suzuki GSX1000RR.

Pernyataan ini dikonfirmasi oleh Ketua Surabaya Drag Community (SDC), Boy Adrian saat dihubungi detikcom, Senin (15/4/2019). ia mengatakan ada kesalahpahaman antara dimas_nabrawi dengan penantang yang mengatakan ia akan melawannya dengan Kawasaki ZX10RR.

"Iya ganti lawan, karena yang kemarin ZX10RR ternyata zong nggak punya motor," ujar Boy kepada detikcom.



Pemilik ZX10RR sebelumnya mengatakan ia tidak menantang dimas_nabrawi dengan CBR250RR-nya. Ia hanya merasa tersinggung dengan perkataan dimas_nabrawi di media sosial dan disalahartikan oleh dimas sebagai menerima tantangannya.

"Saya ngga nantang mas, saya ngga terima aja orang Jawa Timur dikatain. Kan saya juga ngga pernah race kan, cuma nyaranin kenapa ngga di Sentul sekalian, ya buat apa nerima tantangan gitu. Saya punya moge cuma buat touring doang ngga pernah balapan," ujar pemilik ZX10RR saat ditanya SDC.

Meskipun demikian saat ini sang penunggang CBR250RR sudah mendapatkan lawan yang pasti yaitu, Gita yang akan menunggangi Suzuki GSX1000RR. "Iya betul, udah ganti jadi Gita GSX 1000," lanjut Boy.

Melalui instagram SDC pun telah mengunggah sebuah video yang memperlihatkan dimas_nabrawi membawa CBR250RR berwarna orange untuk latihan di sirkuit Gelora Bung Tomo.



Tantangan ini bermula saat pemilik akun Instagram @dimas_nabrawi mengunggah status melalui Instagram Stories pada Jumat (12/4/2019) lalu. Dia mengajak pengguna moge beradu cepat dengannya di lintasan balap Gelora Bung Tomo, Surabaya. Sebagai hadiahnya pemenang akan mendapatkan motor yang kalah saat balapan serta BPKB mobilnya. Sebalinya jika ia menang maka motor penantang akan jadi miliknya.

"Saya tak pernah takut sama anak-anak moge se-Jawa Timur yang hanya bisa lari di jalan lurus dan kebut-kebutan di jalan. Saya berani balapan sama anak-anak moge di Sirkuit GBT dengan taruhan motor saya, tapi kalau saya menang mogenya buat saya ya (yang joki yang punya motor jangan orang lain)," demikian ia menulis tantangan tersebut melalui akun pribadinya.

Saat ini SDC masih menunggu aturan yang tepat agar duel adu cepat berjalan dengan adil serta sirkuit yang ideal untuk kedua pebalap.

"Masih banyak syarat, jadi nunggu dulu dengan koordinasi sirkuit juga, jadi tunggu info selanjutnya," tutup Boy.

[Gambas:Instagram]

(rip/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com