Senin, 08 Apr 2019 09:49 WIB

Bisakah Motor Standar Dipasangi Sistem Rem ABS?

Luthfi Anshori - detikOto
Rem ABS. Foto: Dadan Kuswaraharja Rem ABS. Foto: Dadan Kuswaraharja
Tangerang - Produk motor modern saat ini sudah banyak yang dibekali fitur Anti-lock Braking System (ABS). Fitur ini memberikan tingkat keamanan lebih bagi pengendara, karena bisa mencegah roda sepeda motor mengunci saat hard braking.

Teknologi rem ABS sendiri ternyata bisa diaplikasi pada motor standar yang belum dibekali ABS. Namun ternyata cukup rumit karena banyaknya komponen yang harus dipasang, ditambah biaya yang mahal.


Seperti dijelaskan oleh Sales Training & Homologation Manager Piaggio Indonesia Adi Tristianto, ada beberapa komponen yang harus dipasang supaya motor standar
tersebut punya teknologi ABS.

"Bisa dipasang. Tapi mesti beli komponen banyak. Seperti ECU ABS-nya. Belum lagi ganti kabel bodi," ujar Adi, di Tangerang, Jum'at (5/4/2019).

Selain itu, juga memerlukan modul ABS dan juga speed sensor ABS. Komponen tersebut punya fungsi membaca putaran roda motor.


"Tambah lagi harus ganti slang rem. Karena slang dibagi dua. Itu yang bikin mahal. Untuk dudukannya nggak perlu, rata-rata sudah ada," lanjut Adi.

"Karena part-nya cukup banyak dan mahal, maka biaya pasang ABS pun cukup mahal. Kalau dilihat perbedaan harga motor ABS dengan non-ABS kan rata-rata bedanya sekitar Rp 5 jutaan atau Rp 4 jutaan," pungkasnya. (lua/dry)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed