Jumat, 05 Apr 2019 13:30 WIB

Bulan Maret, Motor-Motor Vespa Kian Mahal

Ridwan Arifin - detikOto
Marco Noto De Leiga Foto: Rifkianto Nugroho Marco Noto De Leiga Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Seiring kenaikan tarif Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) PT Piaggio Indonesia sudah melakukan penyesuaian harga jual motor pada bulan Maret 2019 ini.

Dijelaskan Presiden Direktur Presiden Direktur PT Piaggio Indonesia Marco Noto De Leiga, sebagai pemain otomotif di Tanah Air harus menuruti segala regulasi yang ditetapkan pemerintah.



"Intinya Piaggio Indonesia selalu mendukung konsumen dan kami akan memenuhi apa yang disyaratkan pemerintah (regulasi pemerintah), termasuk soal pajak kami akan ikuti," ujar Marco di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Marco menjelaskan kenaikan harga di bulan April tidak hanya menyoal pajak tetapi juga penambahan fitur dan aksesori di kendaraan vespa, seperti yang dilakukan pada Vespa Primavera S dan Sprint S. Ia menjelaskan hal ini dilakukan agar konsumen tidak merasa rugi kala membeli motor pabrikan negeri Pizza ini.

"Kami juga akan menambah nilai untuk konsumen seperti aksesori, stylish, line up. Kami menghormati apa yang pemerintah inginkan tapi kami juga tidak ingin konsumen merasa rugi dengan kebijakan tersebut," jelas Marco.



"Mulai dari April ini adalah harga baru, semua produk kami. Kami tidak menaikkan harga sebelumnya karena kami baru menaikkan begitu kami juga menawarkan pembaruan model. Jadi tidak hanya harga naik, ada yang kami tawarkan. Pelek baru, warna baru, LED, dan lainnya," tandas Marco.

Berbeda dengan tahun lalu, Marco mengatakan Piaggio Indonesia masih bisa bertahan dengan melemahnya rupiah terhadap dolar. "Tahun lalu kami kesulitan, sangat kesulitan dengan kurs mata uang. Tapi kami tidak naikkan harga karena kebijakan harga kami berhubungan dengan apa yang kami tawarkan ke konsumen," ujar Marco. (riar/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed