Kamis, 04 Apr 2019 15:50 WIB

Begini Wujud Motor Sitaan yang Tidak Diambil Selama 12 Tahun

Luthfi Anshori - detikOto
Bangkai motor di Satpas SIM Daan Mogot. Foto: Rifikianto Nugroho Bangkai motor di Satpas SIM Daan Mogot. Foto: Rifikianto Nugroho
Jakarta - Satpas SIM Daan Mogot, Jakarta Barat, jadi tempat penyimpanan barang bukti kendaraan hasil tilang dan laka lantas (kecelakaan lalu lintas). Adapun sebagai pihak yang bertanggungjawab adalah Direktorat Lalu Lintas PMJ Pool Tahti (Tahanan dan Barang Bukti).

Pantauan detikOto pagi ini (27/2/2019), lokasi penyimpanan kendaraan hasil sitaan terlihat penuh sesak. Bahkan ada beberapa unit motor yang harus ditumpuk untuk menyiasati sempitnya lahan penyimpanan.


"Memang sudah overload sih, mas," kata salah satu petugas yang berjaga.

Alasan utama penuhnya lokasi penyimpanan tersebut karena banyaknya kendaraan yang tidak diambil pemiliknya.

"Ada yang 5 tahun, bahkan sudah 12 tahun nggak diambil-ambil sama pemiliknya," lanjut petugas tersebut.

Jika dilihat, kondisi motor yang sudah ditinggal selama 12 tahun itu memang cukup mengenaskan. Salah satu variannya adalah Yamaha F1ZR, yang mengalami rusak parah akibat penuaan dan diterjang perubahan cuaca tiap harinya.

Seluruh bodinya hampir rusak, meski lampu utama dan lampu remnya masih berbentuk. Untuk bagian ban, rem, dan pelek tampak masih berbentuk seperti aslinya. Sementara komponen logam lain seperti knalpot, dan lengan ayun sudah dipenuhi karat. Bahkan untuk knalpotnya nyaris hancur.


Selain Yamaha F1ZR, ada beberapa unit motor bekas lain yang sudah ditinggal di atas 20 tahun. Seperti Astrea Grand, Supra X, dan Yamaha Vega R. Motor-motor tersebut habis pajak antara tahun 2006-2007.



Tonton juga video Pemuda Rusak Motor Gegara Ditegur Polisi:

[Gambas:Video 20detik]

(lua/dry)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com