Kamis, 21 Mar 2019 15:02 WIB

Tahun Politik Tak Goyahkan Penjualan Motor

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Penjualan Motor. Foto: Dok. AHM Penjualan Motor. Foto: Dok. AHM
Jakarta - Pertumbuhan industri otomotif sering dikait-kaitkan dengan tahun politik. Tahun politik di mana akan digelar pemilihan umum (pemilu) sering dianggap mengganggu pertumbuhan industri otomotif.

Tapi, di awal 2019 ini industri otomotif roda dua tampaknya tidak berpengaruh besar. Dua bulan pertama tahun 2019 penjualan motor malah naik.



Penjualan sepeda motor domestik pada Januari-Februari 2019 tercatat sebanyak 1.100.950 unit. Angka itu naik 19,4 persen dibanding periode yang sama tahun 2018.

"Ya betul naik. Kami melihat perekonomian cukup stabil, kemudian nggak ada kebijakan yang memberatkan industri sepeda motor, sehingga konsumen bisa merealisasikan pembelian seperti biasa," kata Ketua Bidang Komersial Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) Sigit Kumala, kepada detikcom.



Sigit menampik bahwa tahun politik mempengaruhi penjualan sepeda motor. Apalagi sudah dibuktikan di awal tahun yang angkanya justru naik.

"(Tahun politik) Nggak banyak pengaruhnya. Kelihatannya sih oke-oke aja," kata Sigit.

Malah, Sigit menyoroti kondisi lain di luar situasi politik. Sigit berharap tak ada bencana seperti banjir yang mempengaruhi masa panen seperti banjir. "Selain terhambat distribusi, juga yang tadinya bulan ini panen jadi tertunda," kata Sigit. Masa panen yang tertunda bisa menyebabkan konsumen memilih menunda pembelian sepeda motor. (rgr/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed