Senin, 18 Feb 2019 21:01 WIB

Kawasaki Ketahuan Daftarkan Hak Paten Motor Listrik

M Luthfi Andika - detikOto
Ilustrasi Kawasaki Foto: Rifkianto Nugroho Ilustrasi Kawasaki Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Setelah memamerkan motor listrik mereka pada 2014 yang disapa Kawasaki J-Concept. Diam-diam Kawasaki kembali mematenkan teknologi terbaru mereka, yang menjadi cikal bakal motor listrik.

Dikutip visordown, Senin (18/2/2019), memang hak paten yang diajukan Kawasaki ini tersaji dalam bentuk gambar. Namun munculnya hak paten ini, semakin mengukuhkan bahwa motor listrik Kawasaki bakal semakin dekat akan diproduksi nih.



Namun dari hak paten yang diajukan Kawasaki kali ini, dinilai masih terdapat keanehan. Sebut saja dengan penempatan Air-scoop yang dinilai sama seperti desain motor listrik. Meski demikian, motor ini bisa dipastikan merupakan motor listrik yang menggendong baterai.

Hak Paten Motor listrik KawasakiHak Paten Motor listrik Kawasaki Foto: Pool (visordown)


Dan jika dilihat dari desain yang disajikan, air-scoop ini dikatakan akan berfungsi sebagai pendingin baterai yang digendong motor ini. Dan konsep ini memang bukan pertama kali muncul ke permukaan, karena pada 2012 konsep ini sudah sempat muncul. Meski letak baterainya berbeda.



Hal ini dilakukan karena motor listrik, memiliki peran seperti halnya rekan-rekan mereka yang bertenaga bensin. Yakni mampu menghasilkan panas dalam jumlah besar dan jika dibiarkan berpotensi merusak internal motor yang kompleks.

Dalam desain paten yang disajikan ini juga terlihat Kawasaki coba memberikan alternatif lain untuk menekan panas motor listrik. Dengan menyajikan pendingin oli yang dipasang di depan yang beroperasi layaknya motor standar. Oli dipompa di sekitar bagian bawah motor dan kelihatannya mengarah ke bagian dalam casing untuk menghasilkan oli pendingin ke poros tengah.

Hak paten motor listrik Kawasaki Hak paten motor listrik Kawasaki Foto: Pool (visordown)


Bagian lain yang masih menjadi pertanyaan juga terletak pada bagian lain, yakni dengan terselipnya kopling yang seolah-olah menunjuk ini akan mengoperasikan gearbox. Apakah itu digerakkan secara manual atau memanfaatkan gaya DCT elektronik, ini juga masih coba ditutupi oleh Kawasaki.

Begitu juga dengan bagian belakang, tidak jelas, apakah motor ini akan menggunakan belt atau rantai. Meski demikian motor ini dirasa sangat menarik untuk ditunggu kelahirannya. (lth/ruk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed