Jumat, 25 Jan 2019 18:17 WIB

Memilih Bahan Jas Hujan, Baiknya Seperti Apa?

Ridwan Arifin - detikOto
Produksi jas Hujan Foto: Ridwan Arifin Produksi jas Hujan Foto: Ridwan Arifin
Jakarta - Pengendara motor dewasa ini semakin dihadapi oleh ragam pilihan pernak-pernik otomotif, termasuk jas hujan. Di pasaran ada beragam jenis harga yang ditawarkan mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu harganya.



Mohamad Said, pemilik dari produsen jas hujan Acold membagikan tips memilih jas hujan yang berkualitas. Ia mengatakan pemilihan bahan menjadi salah satu kunci berkualitasnya jas hujan.

"Kualitas bisa dari bahan, tapi itu kan bahan didapatkan dari proses produksi orang lain, jadi kalau salah proses pembuatannnya terutama di bagian sealingnya, jas hujan bisa mudah rembes," ungkap Said kepada detikOto di workshop PT Acold Prima Kreasi, di Depok, Jawa Barat.



Lebih lanjut saat proses pembuatan jas hujan, setelah dijahit belum bisa langsung dikirim ke konsumen. Ada satu proses penting yang dilakukan yakni pressing jas hujan menggunakan mesin seam sealer untuk melapisi jas hujan pada bagian yang dijahit. Fungsinya menghindari air yang rembes pada celah jas hujan.

"Biasanya kalau jas hujan suka rembes itu bagian sealingnya terkelupas, karena proses nge-press kurang sempurna," ungkap Said.



Selain masuk di dalam tahap sealing, bagian-bagian yang rentan kemasukan air juga dibuat berlapis. Said menambahkan, bahan baku yang ia gunakan diproduksi di Korea, namun polyster atau taslan yang ia gunakan masih dengan mudah didapatkan di distributor bahan baku pakaian dalam negeri.

"Bahan kita polyster, coatingnya poliuretan (PU), bahan dari korea cuma masih bisa didapatkan di Indonesia, keunggulannya sudah pasti anti-air, tidak kaku, tidak gampang pecah, dan tidak panas saat digunakan" ungkap Said. (riar/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com