Untuk menggunakan fitur ABS sebenarnya tak berbeda dengan motor bersistem pengereman biasa yakni hanya menekan tuas rem saja. Hanya saja ABS bekerja optimal ketika pengendara melakukan hard braking atau panic braking (rem mendadak).
Baca juga: Begini Cara Kerja Rem ABS pada Motor |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pastikan juga bahwa ABS dalam keadaan baik seperti tidak ada lumpur di sana. Sebab kalau terganggu informasi yang diberikan ke ECU akan salah dan mengurangi kinerja ABS," lanjutnya.
Dengan menyematkan fitur ABS, Kementerian Perhubungan Indonesia (Kemenhub) menyebut dapat mengurangi kecelakaan yang melibatkan kendaraan bermotor roda dua hingga 27 persen.
Bekerja sama dengan pihak Universitas Indonesia, Kemenhub berupaya untuk mewajibkan sepeda motor yang dijual di Indonesia sudah menggunakan ABS. Namun sebelum kesana, pihak Universitas harus melakukan riset terlebih dahulu untuk melihat, apakah penggunaan ABS pada motor berkapasitas kecil (125 cc ke bawah) secara signifikan berkerja optimal di jalanan Indonesia atau tidak. (ruk/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun