Kapan Fitur ABS pada Motor Bekerja Maksimal?

Ruly Kurniawan - detikOto
Rabu, 07 Nov 2018 15:22 WIB
Foto: dok detikOto
Jakarta - Sistem pengereman yang sudah dilengkapi dengan ABS (Anti-lock Braking System) memungkinkan pengendara untuk mengendalikan arah laju kendaraan saat ngerem dan mencegah terjadinya selip. Jarak pengereman pun menjadi lebih pendek karenanya. Lalu bagaimana cara memaksimalkan kinerja ABS, ya?

Untuk menggunakan fitur ABS sebenarnya tak berbeda dengan motor bersistem pengereman biasa yakni hanya menekan tuas rem saja. Hanya saja ABS bekerja optimal ketika pengendara melakukan hard braking atau panic braking (rem mendadak).



"Walaupun jalanan licin atau hujan sekalipun, ABS akan bekerja ketika motor di kecepatan kencang (100 km/jam) dan melakukan rem mendadak," terang Technical Service Divison Astra Honda Motor, Endro Sutarno, beberapa waktu lalu.

"Pastikan juga bahwa ABS dalam keadaan baik seperti tidak ada lumpur di sana. Sebab kalau terganggu informasi yang diberikan ke ECU akan salah dan mengurangi kinerja ABS," lanjutnya.

Dengan menyematkan fitur ABS, Kementerian Perhubungan Indonesia (Kemenhub) menyebut dapat mengurangi kecelakaan yang melibatkan kendaraan bermotor roda dua hingga 27 persen.



Bekerja sama dengan pihak Universitas Indonesia, Kemenhub berupaya untuk mewajibkan sepeda motor yang dijual di Indonesia sudah menggunakan ABS. Namun sebelum kesana, pihak Universitas harus melakukan riset terlebih dahulu untuk melihat, apakah penggunaan ABS pada motor berkapasitas kecil (125 cc ke bawah) secara signifikan berkerja optimal di jalanan Indonesia atau tidak. (ruk/ddn)