Sabtu, 18 Agu 2018 07:18 WIB

Menakar Kemungkinan Produksi Lokal Honda Forza

Ruly Kurniawan - detikOto
Honda Forza. Foto: dok. Honda Honda Forza. Foto: dok. Honda
Jakarta - Peminat skuter matik premium berbodi bongsor di Indonesia kian berkembang. Lihat saja Honda Forza 250 yang baru saja diperkenalkan dan memiliki banderolan sekitar Rp 70 juta, langsung laris manis.

Namun bila harus melawan pesaing terberatnya yakni Yamaha Xmax, harga jual Honda Forza terpaut jauh. Mengutip situs resmi Yamaha Motor, tertulis Xmax dibanderol Rp 57,8 juta OTR Jakarta, sementara Forza sekitar Rp 70 jutaan.



Salah satu hal untuk mengurangi harga jual adalah menambah konten lokal. Lantas, apakah Honda Forza bakal dilokalisasi seperti Honda PCX dahulu?

"Kalau berbicara kemungkinan, ada. Tapi keputusan iya atau tidak kembali lagi kepada keputusan atasnya," kata Ahmad Muhibbudin, Deputy Head of Corporate Communication PT Astra Honda Motor (AHM) di kawasan Kelapa Gading, Jakarta, beberapa hari lalu.



Muhib juga tak menampik bahwa lokalisasi dapat mengurangi harga jual sepeda motor di Indonesia. Sebagaimana Honda PCX terdahulu yang bisa ditekan sampai Rp 15 jutaan ketika dirakit lokal (Rp 40 juta versi CBU Vietnam menjadi Rp 27,7 juta dan Rp 30,7 juta ketika dirakit lokal).

"Tapi kita harus pertimbangkan beberapa hal dahulu. Mulai dari permintaan pasar, seberapa kompetitif harganya nanti ketika dirakit dalam negeri, serta slot pabrik yang tersedia. Hal ini juga berkaitan dengan investasi nantinya," ujar Muhib.

Lalu, apabila Honda Forza dinilai sudah cukup diminati di Indonesia seberapa besar kemungkinan lokalisasinya ya? "Kita lihat saja nanti, ini kan masih baru juga," tutupnya. (ruk/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed