Kamis, 16 Agu 2018 17:09 WIB

Triumph Ingin Hapus Kesan Moge Arogan

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Pengguna moge Triumph. Foto: dok. Triumph Indonesia Pengguna moge Triumph. Foto: dok. Triumph Indonesia
Jakarta - Saat ini pengendara motor gede (moge) masih dianggap sebagai pengguna jalan yang arogan. Bahkan, saking arogannya ada masyarakat yang menganggap bahwa pengguna moge adalah penguasa jalan.

Produsen moge asal Inggris, Triumph Motorcycles, melalui distributornya di Indonesia, PT GAS Triumph Motorcycles ingin menghapus citra moge arogan. Hal itu disampaikan oleh Direktur PT GAS Triumph Motorcycles Yudi Yulianto di Jakarta.



"Saat ini banyak isu yang berkembang mengenai arogan komunitas biker terutama motor besar. Kami bersama komunitas Triumph berusaha menggaungkan bagaimana walaupun memakai motor besar, tapi kita saling menghargai sesama pengguna jalan," kata Yudi di sela-sela peluncuran Triumph Tiger 800 XCX di Kemang, Jakarta.

"Kita share the road, kita berbagi jalanan, bukan menguasai jalanan," ucapnya.



Beberapa waktu lalu, Ketua DPR yang juga sebagai Dewan Pembina Motor Besar Indonesia, Bambang Soesatyo berharap citra buruk pengguna moge akan hilang.

"Bagi kelompok-kelompok motor besar ini yang terpenting adalah bagaimana mereka menjadi eksis, sehingga kalau kebut-kebutan juga nggak ada gunanya. Karena yang masyarakat ingin lihat adalah mereka pakai motor yang bagus, tampilan yang bagus (sehingga seharusnya pengguna moge berjalan pelan agar bisa dinikmati masyarakat yang ingin melihatnya). Sehingga image yang ugal-ugalan lama-lama bisa hilang," kata Bamsoet di Jakarta, Minggu (22/7/2018) lalu. (rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed