Berdasarkan paparan dari Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Riecky Patrayudha, banyak pemilik Suzuki Shogun yang mendatangi bengkel resmi menjelang lebaran dan periode mudik. Ketika ditanya, ternyata pemotor tersebut akan pulang kampung dengan motornya itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh sebab itu, di diler resmi Suzuki masih menyimpan berbagai sparepart motor jadul. Bahkan knalpot TS 125 pun masih ada.
"Kami tuh juga masih memproduksi sampai hari ini knalpot TS 125 yang notabene di tahun 1996 itu sudah di-close produksinya. Itu masih ada yang beli dan servis," ucap Riecky.
"Untuk sparepart Shogun saya bisa bilang 70 sampai 80 persen ada barangnya. Itu kalau gengnya Shogun," tambahnya.
Di kesempatan itu juga, Riecky mengatakan bahwa meski membawa Shogun untuk mudik, rata-rata mereka hanya membawanya dalam perjalanan berjarak 150 km-an.
"Ya berdasarkan data kita sih tidak banyak yang naik motor saat mudik, rata-rata di 150 km," tutupnya.
Tonton juga 'Melihat Jeroan Pabrik Tercanggih Suzuki di Dunia':
(ruk/rgr)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas