Karena, saat kita berkendara tidak mengindahkan aturan lalu lintas dan berperilaku buruk di jalanan, itu bisa mencerminkan masyarakat dan satu bangsa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan Jusri dengan tegas menyampaikan, pengendara yang berkendara sembarangan tidak memiliki pikiran.
"Pengendara tidak mau ikut aturan mengabaikan empati, semuanya dilakukan. Tidak punya otak itu, dan jika seperti itu maka itulah cermin masyarakat kita," kata Jusri.
Jusri kembali mengatakan, pemerintah Indonesia bisa untuk meniru langkah pemerintah yang lebih memperhatikan pengendara roda dua.
"Jadi tindakan pemerintah Malaysia itu tindakan proaktif, ini bagus. Sedangkan kita (Pemerintah-Red) pasif tidak ada perubahan (yang menguntungkan pengendara di jalanan-Red)," tambah Jusri. (lth/rgr)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun