Senin, 16 Apr 2018 11:47 WIB

YNCI: Sexy Bike Wash di Jepara Bukan Acara Komunitas Kami

Dadan Kuswaraharja - detikOto
Tarian erotis yang dihentikan polisi (Foto: tangkapan gambar video warga) Tarian erotis yang dihentikan polisi (Foto: tangkapan gambar video warga)
Jakarta - Acara sexy bike wash di Pantai Kartini Jepara, Jawa Tengah, Sabtu 14 April 2018 lalu dihentikan polisi. 2 Orang penyelenggara sudah dijadikan tersangka dan ditahan polisi.

Komunitas NMAX, Yamaha NMAX Club Indonesia (YNCI) angkat bicara.

"Pertama saya ingin klarifikasi bahwa kegiatan itu bukan bagian chapter YNCI. Kami tak tahu komunitas mana yang menyelenggarakan kegiatan itu," jelas Ketua Umum Nasional YNCI Yudi Kusuma, dalam siaran pers yang diterima detikOto, Senin (16/4/2018).



Achiel panggilan akrabnya menyesalkan kejadian ini, karena berdampak negatif terhadap dunia bikers. "Yang terkena seluruh komunitas. Khususnya komunitas Yamaha NMAX," jelas Achiel.

Kedua, setiap kegiatan yang mengatasnamakan YNCI, pihaknya selalu melihat detil kegiatan. "Jadi kami di YNCI Nasional selalu meminta terutama round down acara anggota. Kalau ada potensi yang bisa memuat kegaduhan kami minta dihilangkan," sebut Achiel yang saat ini membawahi 164 chapter seluruh Indonesia.

Ketiga, pihak YNCI meminta kepada pihak kepolisian untuk lebih cepat mengantisipasi kegiatan bikers. "Saat izin dikeluarkan harus tahu kegiatan yang dilakukan, jangan sampai terjadi lagi," ujarnya.

Polisi menurut Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho sudah menetapkan 2 tersangka. "Yakni berinisial H dan B yang merupakan panitia penyelenggara," ujar di Mapolres Jepara, Minggu (15/4).

Untuk mempermudah penyidikan, keduanya telah ditahan. Ditegaskannya, kedua tersangka dijerat UU Pornografi dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. "Panitia sudah menyalahi aturan. Di dalam surat izin hanya akan ada hiburan organ tunggal," lanjutnya.

Selain itu polisi juga masih mencari keberadaan 3 penari erotis yang beraksi di acara tersebut. Polisi menyebutkan ketiga penari berasal dari Semarang. Dikatakannya, pihaknya sangat menyayangkan insiden tersebut bisa terjadi. Panitia yang menggagas kegiatan pada Sabtu (14/4) sore tersebut dinilai telah melanggar aturan, karena apa yang terjadi tidak sesuai dengan izin rundown acara yang diajukan semula.

Sesuai izin, acara reuni komunitas Yamaha NMAX diikuti sekitar 100 orang, dimulai pukul 11.00 WIB hingga 16.00 WIB dengan dimeriahkan hiburan organ tunggal.

"Kami sangat sayangkan. Izinnya diramaikan dengan organ tunggal, tapi kenyataannya tidak sesuai. Kami sudah periksa sejumlah saksi," tandasnya.


(ddn/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed