Irvino Edwardly, Country Manager Royal Enfield Indonesia ketika berbincang dengan wartawan mengungkapkan bahwa perkembangannya selama hampir dua tahun di Indonesia cukup baik. Apalagi ketika diler resminya dibuka di kawasan Pejaten, Jakarta dan Bali.
"Selama menjelang dua tahun ini, perkembangannya sangat baik. Animo masyarakat ternyata luar biasa ke motor ini," papar Irvino di kawasan BSD, Tangerang, Minggu (17/12/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun cukup banyak pesaing yang juga bergerak di motor klasik bermesin menengah yaitu 250-750cc, motor tertua di dunia ini yakin mendapatkan hati di masyarakat Indonesia. Apalagi dengan model klasiknya.
Namun sayang, pihak Royal Enfield Indonesia masih enggan untuk memaparkan data terkait hal tersebut.
"Untuk datanya, maaf kita tak bisa paparkan. Namun sejauh ini paling banyak pembelian di Indonesia pilih yang model klasik," tutur Irvino.
Foto: Ruly Kurniawan |
Pembukaan SAC Pertama di BSD City
Sejalan dengan perkembangannya di Indonesia, Royal Enfield resmi membuka Authorized Service Center pertamanya di BSD City, Tangerang. Fasilitas ini dibuat untuk memenuhi layanan purnajual yang diklaim lengkap mulai dari ketersediaan aksesori, servis, dan sebagai tempat kegiatan komunitas dan riding.
Diucapkan Managing Director PT Distributor Motor Indonesia selaku diler resmi Royal Enfield di Indonesia, Ade Sulistioputra hal tersebut dikarenakan pihaknya ingin merangkul para pengguna dan pencinta Royal Enfield di tanah air yang terus berkembang. Khususnya wilayah Tangerang dan sekitarnya.
"ASC bukan hanya menjadi pusat layanan resmi Royal Enfield tetapi juga sebagai touch points untuk menjangkau para pelanggan kami di berbagai wilayah," paparnya di BSD City, Tangerang, Minggu (17/12/2017).
"Kami terus berupaya untuk menciptakan ekosistem kuat yang meliputi berbagai aspek seperti pengalaman berbelanja yang unik, ketersediaan layanan aftersales, berbagai kegiatan komunitas dan riding, serta hal lainnya," lanjut Ade.
Di sana, para pecinta Royal Enfield disuguhkan layanan reparasi, check-up, hingga sales point. Layanan untuk konsultasi seputar modifikasi dan suku cadang asli pun disediakan di daerah Bursa Mobil BSD Blok C3 Jalan BSD Raya Utama, Tangerang itu.
Untuk daya tampung juga, di sini mampu menampung 8 roda dua Royal Enfield setiap harinya. Namun khusus penanganan rutin saja, ya.
"Royal Enfield ialah salah satu brand yang memiliki probabilitas tertinggi di dunia. Kami percaya bahwa pertumbuhan motor ini akan ditopang oleh pasar internasional seperti Indonesia. Untuk wilayah Tangerang sendiri, ialah wilayah yang penting bagi kami dengan potensi dan ekspansi penjualan yang besar untuk motor berukuran menengah (250-750cc)," tutup Irvino Edwardly, Country Manager Royal Enfield Indonesia. (rgr/ddn)











































Foto: Ruly Kurniawan
Komentar Terbanyak
Pemerintah Ancam Cabut Izin Gojek-Grab Andai Tak Patuhi Komisi 8%
Ramai Aksi Warga Perbaiki Sendiri Jalanan, Padahal Sudah Bayar Pajak Kendaraan
QR Code Pertalite Kendaraan Nunggak Pajak Disarankan Dihapus