Lantas, apa yang menjadi alasan Honda ngotot bermain di segmen moge ya? Direktur Marketing AHM Thomas Wijaya, mengatakan pasar moge yang stabil menjadi alasan mengapa Honda ngotot untuk tetap bermain di segmen motor besar.
"Pasar moge lebih stabil. Tidak turun, jadi kami melihat potensinya masih baik. Apalagi dengan pertumbuhan ekonomi dan GDP (gross domestic product) kita yang juga ikut membaik. Jadi ini (moge) masih bisa lebih baik lagi," kata Thomas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memang pasar moge tidak tumbuh tahun lalu, hanya 1 persen. Tapi kami tidak melihat pasar karena ini untuk image kita. Dan membuktikan kita sudah masuk produk premium," tambahnya.
Selain itu, jaringan motor besar Honda yang semakin banyak membuat Honda ingin memenuhi kebutuhan konsumen motor besar di Indonesia.
"Dalam 2015-2016 kami telah membangun jaringan kami. Kami punya bengkel 10 Big Wings (diler yang menjual motor premium Honda). Oleh sebab itu, tahun ini kita mulai memasukkan pasar yang dibutuhkan konsumen, karena konsumennya bervariasi," tambahnya. (lth/rgr)












































Komentar Terbanyak
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Diborong Proyek MBG, Desain Motor Listrik Emmo Baru Didaftarkan Akhir Tahun Lalu
Spesifikasi Motor Listrik Buat Operasional MBG, Harga Mulai Rp 49 Jutaan