"Ini adalah keputusan yang sangat sulit bagi saya, tim saya dan Dewan Direksi Polaris. Selama 18 tahun terakhir, kami telah berinvestasi tidak hanya sumber daya, tapi juga hati dan jiwa kami untuk menempa merek Victory Motorcycles dan kami sangat bangga dengan apa yang tim kami telah capai," kata Kepala dan CEO Polaris Industries, Scott Wine seperti tertulis dalam siaran persnya.
Sejak awal, tim Polaris telah merancang dan memproduksi hampir 60 model Victory Motorcycles. Menurut Scott Wine, merek motor itu juga telah mendapatkan 25 penghargaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa alasannya Victory Motorcycles harus setop produksi? Dalam pengumumannya dikatakan, Victory telah berjuang untuk merebut pangsa pasar di industri otomotif roda dua. Namun, serangan kompetisi di pasar sepeda motor sangat menantang bagi Victory.
Diberitakan Fox News, Polaris mengakui tak mendapatkan keuntungan dari Victory dalam tiga sampai lima tahun terakhir. Merek Victory hanya mewakili 3 persen dari total penjualan Polaris.
Foto: Dadan Kuswaraharja |
"Keputusan ini akan meningkatkan profitabilitas Polaris dan bisnis sepeda motor global kami, dan secara material akan meningkatkan kemampaun kompetitif kami dalam industri ini. Fokus kami adalah pertumbuhan yang menguntungkan dan di lingkungan sumber daya yang terbatas, langkah ini memungkinkan kami untuk mengoptimalkan dan menyelaraskan sumber daya kami di balik kedua merek motor premium kami, Indian Motorcycle dan Slingshot, meningkatkan fokus kami pada percepatan keberhasilan merek-merek itu," kata Scott Wine.
Meski Victory Motorcycles disetop produksinya, Polaris akan tetap mendukung persediaan dan pasokan suku cadang hingga 10 tahun ke depan. Layanan dan garansi juga tetap tersedia di diler Victory.
Analis dari Jefferies, Trevor Young mengatakan, langkah ini bisa menjadi solusi dari Polaris untuk membangkitkan merek motor Indian Motorcycle. Di Amerika Serikat, merek itu mengisi posisi di bawah Harley-Davidson secara penjualan.
Foto: dok detikOto |












































Foto: Dadan Kuswaraharja
Foto: dok detikOto
Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Harga Mobil di Indonesia Terkesan Mahal, Padahal...
Sopir JakLingko di Jaktim Bikin Resah, Penumpang Dihina 'Monyet'