Hal ini juga diamini oleh prinsipal Honda di Jepang. Seperti yang disampaikan General Manager Customer Service Division Asian Honda Motor Co. Ltd, Nobuo Kannonji, di Hanoi, Vietnam.
"Anda bisa lihat untuk pasar Asia seperti di China dan Taiwan, banyak sekali pengguna motor listrik. Tapi saat Honda ikut memperkenalkannya di sana, di sana kami tidak hanya bicara soal jualan," kata Nobuo Kannoji.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dirinya juga mengatakan, belum lagi mengenai aturan yang ditetapkan di suatu negara. Misalnya lisensi untuk penggunaan kendaraan listrik.
"Ini harus memiliki lisensi yang berbeda. Seperti di China, saat mengendarai motor listrik ini harus memiliki SIM yang berbeda," ujarnya. (lth/rgr)










































