Seperti yang disampaikan dua mekanik AHM yang mewakili Indonesia, Fadzar Supriadi dan Endro Setiaji, di Hanoi, Vietnam.
"Thailand menjadi negara yang menjadi terberat, karena teknologinya mendekati dengan kita (Indonesia-Red). Selain itu mereka juga memiliki teknologi yang kita tidak ada, tapi dia ada. Tapi hal ini juga sebaliknya," ujar Fadzar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, hal ini bukan menjadi masalah besar untuk dua teknisi Astra Honda Motor. Karena semua teknisi memiliki bekal yang sama, sesuai dengan regulasi Honda motor Jepang.
"Untuk SOP-nya itu sama saja, jadi hal ini tidak masalah. Selain itu kita juga sudah menguasai materi. Seharusnya ini tidak menjadi masalah," katanya. (lth/rgr)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik