Rabu, 16 Nov 2016 12:14 WIB

Honda di Jawa Timur Revisi Target Penjualan

Zaenal Effendi - detikOto
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Surabaya - Meski unggul, Honda di Jawa Timur merevisi target penjualan akibat lesunya pasar otomotif akhir akhir ini. Untuk tetap menjadi 'raja' pasar motor matik, Honda terus menambah varian baru.

"Melihat data masih kurang bagus, memang ada revisi target," kata Direktur Marketing MPM Honda Motor main dealer Honda Motor Jawa Timur-Nusa Tenggara, Dendy Sean di sela launching Beat Stret di Plasa Surabaya, Rabu (16/11/2016).

Ia berharap jumlah unit yang terjual hingga akhir tahun bisa sama dengan tahun lalu. "Tahun ini kita berharap sama dengan tahun lalu sudah bagus. Dengan ada tambahan varian dan tipe kita bisa naik 2-3 persen. Sama saja sudah oke," ujarnya.

Sementara market share Honda di Jatim-Nusa Tenggara naik 3 persen atau sebesar 84 persen dari tahun lalu sebesar 74 persen. Kontribusi matik Honda di Jatim masih mendominasi sebanyak 83,8 persen hingga September 2016.

"Untuk kontribusi bebek kini di bawah 10 persen, tinggal 6,3 persen," ungkap Dendy.

Untuk kelas sport Dendy mengaku puas dengan kerja keras pihaknya selama 3 tahun terakhir yang mampu berkontribusi di atas 50 persen. "Market share sport sudah mulai dominan dibanding tahun lalu 34,5 sekarang 54,5 persen. Kerja keras kita panjang dan lama tapi butuh waktu 3 tahun," ujar dia.

Sementara Beat Street varian skuter matik teranyar yang baru diluncurkan, Dendy mengakui sengaja untuk mengganggu kompetitor. "Motor ini beda dengan kompetitor, ini (Beat Street) sudah digital dan lebih kencang," pungkas Dendy. (ze/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com