Begini Rasanya Setim Bareng Valentino Rossi di MotoGP

Begini Rasanya Setim Bareng Valentino Rossi di MotoGP

Septian Farhan Nurhuda - detikOto
Minggu, 28 Des 2025 07:10 WIB
Begini Rasanya Setim Bareng Valentino Rossi di MotoGP
Valentino Rossi. Foto: Mirco Lazzari gp / Getty Images
Jakarta -

Pernahkah kalian bertanya-tanya: bagaimana rasanya setim dengan pebalap kenamaan seperti Valentino Rossi? Benarkah penuh tekanan seperti yang dibicarakan banyak orang?

Maverick Vinales merupakan salah satu pebalap yang pernah setim dengan Valentino Rossi. Keduanya sama-sama membela tim pabrikan Yamaha selama dua musim.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Rasanya menyenangkan dan mengejutkan," demikian respons Vinales saat ditanya perasaan setim dengan Rossi, dikutip dari Crash, Sabtu (27/12).

"Menyadari bahwa Anda melaju lebih cepat daripada idola Anda itu aneh. Tapi Valentino sangat karismatik. Dia membuat semua orang merasa nyaman," tambahnya.

ADVERTISEMENT
KUALA LUMPUR, MALAYSIA - FEBRUARY 06: Maverick Vinales of Spain and Monster Energy Yamaha MotoGP Team and Valentino Rossi of Italy and Monster Energy Yamaha MotoGP Team (R) pose  during the 2020 Team Monster Energy Yamaha MotoGP presentation during the MotoGP Pre-Season Teams Unveiling at Sepang Circuit on February 06, 2020 in Kuala Lumpur, Malaysia. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)Vinales dan Rossi setim di Yamaha. Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp

Menurut Vinales, Rossi punya pengaruh besar di Yamaha. The Doctor, menurutnya, sosok yang sangat dihormati. Sehingga, banyak orang yang mau mendengar kritik dan masukannya.

"Saya banyak belajar darinya, tetapi itu juga sulit," ungkapnya.

Di luar dari itu, Vinales mengaku sangat menikmati kariernya bersama Yamaha. Bahkan, dia menyesal telah meninggalkan pabrikan Iwata untuk berlabuh ke Aprilia di musim 2021.

"Pada tahun 2018, mereka mengikuti arah yang berlawanan dengan saya; mesin dan sasis," tuturnya.

"Di Phillip Island, saya menjalani balapan yang bagus karena cengkeramannya bagus. Tapi sisanya sulit. Saya agak menyesal tidak bertahan di Yamaha pada tahun 2021 dan memilih Aprilia," tambahnya.

Vinales kemudian mengenang musim 2017 saat dirinya nyaris menjuarai MotoGP. Ketika itu, dia sudah dekat dengan gelar pertamanya di kejuaraan kelas tertinggi. Hanya saja, kata dia, Yamaha mengabaikan permintaannya tak mengubah motor yang diuji di pramusim.

"Saya merasa itu adalah kesempatan saya. Dalam uji coba Valencia dengan motor Lorenzo, identik, hanya tanpa sayap, saya mencatatkan waktu yang bagus, bahkan tanpa berusaha mencetak lap tercepat," kata dia.



(sfn/lua)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads