Pernyataan Departemen Peradilan Amerika Serikat yang dilansir Asphalt and Rubber menyebut, Harley-Davidson harus menghentikan penjualan dan menghancurkan perangkat ilegal yang bisa meningkatkan polusi udara pada motornya tersebut.
Kasus ini berbeda dengan kasus Dieselgate yang melanda Volkswagen beberapa waktu lalu untuk menghindari standar emisi. Bedanya, perangkat 'super tuner' Screamin Eagle Harley-Davidson memberikan solusi aftermarket.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak Januari 2008, Harley-Davidson telah memproduksi dan menjual dua jenis tuner. Tuner tersebut ketika terhubung ke motor Harley-Davidson akan memungkinkan penggunanya untuk mengubah aspek tertentu dari sistem kontrol emisi pada motor.
Setelan modifikasi dengan menggunakan tuner itu bisa meningkatkan tenaga dan performanya. Tapi, emisi hidrokarbon dan nitrogen oksida (NOx) yang dihasilkan motor lebih banyak lagi.
Paparan pulutan hidrokarbon dan NOx telah dikaitkan dengan berbagai efek kesehatan yang serius termasuk serangan asma dan penyakit pernapasan lainnya. (rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Isi Garasi Anggota DPRD yang Merokok sambil Ngegame saat Rapat