Benarkah Orang Jenuh dengan Model Motor yang Begitu-gitu Saja?

Benarkah Orang Jenuh dengan Model Motor yang Begitu-gitu Saja?

M Luthfi Andika - detikOto
Rabu, 08 Jun 2016 18:35 WIB
Benarkah Orang Jenuh dengan Model Motor yang Begitu-gitu Saja?
Foto: Tya Eka Yulianti
Jakarta - Motor saat ini menjadi salah satu kendaraan andalan untuk menunjang segala aktivitas. Namun secara tidak sadar, rupanya penjualan sepeda motor setiap tahunnya terus menurun.

Melihat kenyataan ini, tidak salah rasanya jika muncul spekulasi pasar roda dua tengah mengalami kejenuhan. Karena tidak menawarkan sesuatu yang berbeda setiap tahunnya, hanya menawarkan sebuah warna baru, grafis baru, yang sebenarnya tidak ada perubahan yang berarti.

Honda pun berpendapat, kejenuhan di pasar belum terjadi. Penjualan roda dua yang tengah turun di tanah air tidak lepas dari pengaruh perekonomian yang masih belum meningkat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Selain itu penurunan penjualan motor itu tidak lepas dari total populasi motor. Saat ini sudah hampir semua orang sudah punya motor, ditambah perekonomian yang masih coba bangkit, membuat orang berpikir untuk membeli kendaraan," ujar Direktur Pemasaran PT Astra Honda Motor Margono Tanuwijaya, di Jakarta.

"Namun untuk negera berkembang seperti kita sepeda motor masih menjadi kendaraan yang paling dibutuhkan saat ini. Karena untuk bisa melaju dari satu tempat ke tempat lainnya, namun harus berganti kendaraan itu pasti jauh lebih mahal dibandingkan mengendarai motor," kata Margono.

Namun, lanjut Margono, situasi berbeda dibandingkan negara maju. Di negara maju saat ini orang menggunakan sepeda motor itu hanya untuk 2 kegunaan. Yakni untuk berkendara jarak dekat atau untuk sebuah hobi.

"Kalau negara maju itu dukung infrastruktur, karena untuk di tengah kota itu masyarakat sudah dipenuhi oleh MRT dan transportasi umum lainnya. Sehingga orang beli motor hanya untuk keperluan jarak pendek dan hobi, makanya di sana motor hanya ada dengan ber-cc kecil atau ber-cc besar," katanya.

"Di Indonesia kemungkinan seperti ini masih jauh, dan kalau pun sudah terjadi itu hanya akan terjadi di beberapa kota saja. Tapi saya tidak tahu kapan ini akan berlangsung di Indonesia," tambahnya. (ddn/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads