New Honda Giorno+ 2026 resmi meluncur di Thailand. Motor matic bergaya klasik ini mendapatkan banyak pilihan warna baru, dari yang sporty hingga yang elegan. Berikut spesifikasi Honda Giorno+ terbaru.
Desain dan Warna
Secara tampilan, Honda Giorno+ 2026 tetap mempertahankan DNA desain bergaya Italia yang elegan. Motor ini memiliki tampilan serba membulat dengan profil ban gemuk, sehingga menjadikannya terlihat berisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Honda Giorno+ 2026 Foto: Dok. Honda |
Sentuhan warna baru bikin tampilan Honda Giorno+ terasa lebih segar dan modern. Perpaduan warna bodi dengan detail yang kontras dirancang untuk menonjolkan karakter ceria dan stylish bagi pengendaranya.
Detail desain juga dibuat makin premium. Cover lampu depan berwarna hitam mempertegas karakter fascia depan, dipadukan logo Honda. Khusus varian ABS, jok berwarna cokelat menambah kesan mewah. Emblem Giorno+ krom gelap, serta bodi dan grab handle senada warna bodi menciptakan tampilan harmonis.
New Honda Giorno+ Foto: Dok. Honda |
Fitur dan Performa
Soal urusan kepraktisan, Honda Giorno+ dibekali bagasi berkapasitas 30 liter dengan lampu LED di dalamnya. Bagasi sebesar ini tentunya bisa membawa banyak barang. Tak hanya itu, motor ini juga sudah dilengkapi panel instrumen digital dengan layar modern dan informatif.
Dari aspek performa, skuter ini mengandalkan mesin 125 cc eSP+ berpendingin cairan yang efisien, dengan konsumsi bahan bakar rata-rata diklaim tembus 52,6 km/liter. Irit banget kan?
Harga dan Varian
Honda Giorno+ terbaru tersedia dalam dua varian. Giorno+ model ABS, tersedia empat pilihan warna, meliputi abu-cokelat, kuning-cokelat, hitam-cokelat, dan putih-cokelat, dengan harga 68.700 baht (Rp 36,5 juta). Sementara model CBS hadir dalam tiga warna, yaitu biru-hitam, hijau-hitam, dan abu-hitam, dengan harga 63.700 baht (Rp 33,8 juta).
Honda Giorno 2026 Foto: Dok. Honda |
(lua/dry)
















































Komentar Terbanyak
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Penjualan Mobil di Indonesia Nyaris Disalip Malaysia, Menperin: Ini Alarm!