Tidak asal dikomersialisasi, penjualan motor listrik yang diberi nama Garansindo Electrik Scooter ITS (GESITS) ini juga harus memperhatikan aspek pilihan masyarakat.
"Target 2017 harus komersialisasi," ujar Nasir dalam Debut Motor Listrik GESITS 2016 di Gedung Riset Mobil Listrik ITS, Surabaya, Selasa (3/5/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nasir mengungkapkan bahwa ada satu perguruan tinggi yang sudah mampu membuat baterai. ITS diharapkan bisa berkolaborasi dengan perguruan tinggi itu agar masalah baterei teratasi dan tidak perlu mengimpor lagi.
GESITS sendiri masih memerlukan uji coba agar bisa dilepas ke pasaran. Serangkaian uji coba dan proses produksi akan menjadi tantangan buat ITS dan Garansindo agar motor listrik pertama di Indonesia ini bisa dilepas ke pasaran.
"Untuk dilepas ke pasar, perlu sertifikasi dan standar nasional. Tapi untuk masalah itu sepertinya tidak masalah karena BPPT merupakan bagian dari Kemenristek Dikti dan kami sudah bekerja sama dengan Badan Standardisasi Nasional," tandas Nasir.
(iwd/ddn)











































Komentar Terbanyak
Prabowo Klaim Upah Ojol Naik 3 Kali Lipat, Begini Reaksi Asosiasi
Wanti-wanti Prabowo Buat Pengguna Motor Bensin: Rasain Sendiri
Viral Ribut-ribut Perkara Parkir: Istri Turun buat Nge-tag Tempat, Emang Boleh?