Kok Bisa Perkara Diserempet Sopir Alphard sampai Rusak Motor Orang Lain?

Kok Bisa Perkara Diserempet Sopir Alphard sampai Rusak Motor Orang Lain?

Dina Rayanti - detikOto
Rabu, 19 Agu 2026 16:05 WIB
Sopir Alphard Pukul Motor Ojol Pakai Batu
Sopir Alphard rusak motor orang lain usai serempetan. Foto: Istimewa
Jakarta -

Sopir Alphard merusak motor driver ojek usai mobilnya diserempet. Kok bisa perkara diserempet sampai merusak motor orang lain?

Pemotor bernama Mulyadi hanya bisa pasrah melihat motornya dirusak oleh pengemudi Alphard. Insiden perusakan itu disebut dipicu serempetan antara dua kendaraan di Jalan Veteran Raya, Bintaro, Jakarta Selatan. Dalam video yang viral di media sosial terlihat pengemudi Alphard menghantam lampu depan motor dengan batu bata. Bahkan kondisi cover lampu depan motor itu sampai bolong.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapolsek Pesanggrahan Kompol Seala Syah Alam mengungkap, berdasarkan keterangan sementara pengemudi Alphard tak terima mobilnya diserempet motor yang dikemudikan Mulyadi.

"Si pemilik mobil nggak terima, dirusak (motor) pakai batu dan sebagainya," ujar Seala dilansir detikNews.

ADVERTISEMENT

Usai viral, rupanya pengemudi Alphard sudah menyambangi rumah Mulyadi untuk meminta maaf secara langsung. Dia mengaku siap bertanggung jawab mengganti semua kerusakan motor yang dialami Mulyadi.

"Kalau saya nggak niat minta maaf buat apa saya kemari, soalnya juga saya kan nggak mau yang namanya lingkungan saya juga kena imbas dari saya," kata pengemudi Alphard sebagaimana terlihat dalam video yang diunggah akun Instagram manangsoebeti_official.

Berdasarkan keterangan driver ojek, amukan sopir Alphard itu dipicu permasalahan yang sedang dialaminya. Driver ojek itu pun jadi sasaran amarah pengemudi Alphard.

Kalau diperhatikan, kejadiannya sepele yakni perkara serempetan. Kalau tak terima, pengemudi Alphard bisa meminta ganti rugi kepada pemotor. Tapi yang dilakukan sopir Alphard justru di luar dugaan, ngamuk-ngamuk hingga merusak barang milik orang lain.

Aksi arogan seperti yang dilakukan pengemudi Alphard sebenarnya bukan baru pertama kali terjadi. Sudah ada beberapa kejadian serupa yang didasari arogansi pengemudi karena hal sepele. Tapi sopir Alphard tampaknya tak belajar dari kejadian -kejadian sebelumnya.

Aksi sopir Alphard itu bisa dibilang road rage. Praktisi Road Safety & Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) menjelaskan road rage adalah perilaku agresif atau arogan yang ditunjukkan oleh pengendara kepada pengguna jalan lainnya.

Jusri membeberkan pemicu pengemudi agresif di antaranya berhubungan dengan kekuasaan seperti pejabat, organisasi masyarakat, instansi hukum, rombongan seperti iring-iringan jenazah, motor fans club, dan sebagainya. Tak hanya itu dimensi kendaraan yang lebih besar, mahal dan mewah juga berpotensi jadi pemicu road rage.

Sementara penyebab dari road rage muncul lahir dari beragam faktor di jalan, utamanya dari kecakapan pengemudi yakni, dari tidak mau mengalah dengan kendaraan lain hingga tak mematuhi aturan.

"Perilaku ini (road rage) termasuk penghinaan kasar dan verbal, berteriak, ancaman fisik atau perilaku mengemudi berbahaya yang ditargetkan kepada pengemudi lain, pejalan kaki atau pengguna jalan lainnya dalam upaya untuk mengintimidasi atau melepaskan kekesalan atau ketidaksukaannya," kata Jusri beberapa waktu lalu.



(dry/din)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads