BYD Resmikan Pabrik di Subang, Serap 5 Ribu Pekerja Lokal

BYD Resmikan Pabrik di Subang, Serap 5 Ribu Pekerja Lokal

Ridwan Arifin - detikOto
Kamis, 03 Sep 2026 12:03 WIB
Peresmian pabrik BYD di Subang
Foto: (Ridwan Arifin/detikOto)
Subang -

PT BYD Motor Indonesia meresmikan pabrik di Subang, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026). Saat ini BYD sudah menyerap lima ribu pekerja dari Indonesia.

BYD melakukan seremonial pembukaan fasilitas produksi baru yang dihadiri Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, dan Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Totodua Pasaribu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita yang hadir dalam peresmian tersebut menyampaikan apresiasi atas realisasi investasi ini.

"Peresmian fasilitas produksi BYD Motor Indonesia hari ini bukan hanya pembukaan pabrik baru, melainkan simbol lahirnya harapan dan peluang bagi kemajuan industrialisasi nasional melalui penciptaan ekosistem industri," ujar Menperin Agus di Subang, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026).

ADVERTISEMENT

Pabrik BYD di Subang ini menelan investasi sebesar Rp 11,7 triliun dengan kapasitas produksi kendaraan listrik mencapai 150 ribu unit per tahun.

"Hari ini para hadirin sekalian dengan disaksikan semua orang di sini kita sudah membuktikan impian kita bisa terwujudkan, pabrik 126 hektar dengan kapasitas produksi 150 ribu unit per tahun," kata Liu Xueliang, Vice President of BYD Co., Ltd di lokasi yang sama.

Peresmian pabrik BYD di SubangPeresmian pabrik BYD di Subang Foto: (Ridwan Arifin/detikOto)

Dalam pantauan detikcom di lokasi peresmian, berbagai lini kendaraan listrik andalan BYD turut dipajang dan diperkenalkan ke publik, mulai dari hatchback mungil Atto 1, crossover populer Atto 3, sedan performa tinggi Seal, hingga city car bergaya modern Dolphin. Tidak ketinggalan, jajaran kendaraan keluarga seperti multi-purpose vehicle (MPV) listrik M6, SUV bergaya futuristik Sealion 07, hingga mobil mewah Denza D9 turut meramaikan area pabrik.

Sebagai wujud keseriusan dalam menggarap pasar Indonesia, BYD memastikan bahwa seluruh proses manufaktur di pabrik Subang ini dilakukan langsung di dalam negeri secara komprehensif.

"Seluruh proses produksi dilakukan di Indonesia. Untuk proses produksinya mencakup pengecatan, pengelasan, dan proses akhir. Ini sebuah pencapaian yang baru," tegas Liu Xueliang.

Selain mendongkrak industri komponen lokal, kehadiran pabrik ini juga membawa dampak positif yang signifikan bagi perekonomian sekitar melalui penyerapan tenaga kerja. Pada tahap awal operasionalnya, pabrik ini telah mempekerjakan lebih dari 5.000 tenaga kerja lokal.

Liu Xueliang juga memberikan apresiasi tinggi terhadap etos kerja para pekerja asal Indonesia yang dinilai memiliki dedikasi dan ketekunan tinggi dalam menguasai teknologi manufaktur kendaraan listrik.

"Tenaga kerja di Indonesia 5 ribu orang lebih, staf Indonesia sangat rajin dan tekun dalam melakukan pekerjaan," puji dia.

Ke depan, seiring dengan peningkatan skala produksi dan kapasitas pabrik yang mencapai titik maksimal, BYD memasang target penyerapan tenaga kerja. Pabrik di Subang ini diharapkan mampu membuka peluang lapangan pekerjaan hingga menyerap total 20 ribu tenaga kerja asal Indonesia untuk bergabung bersama keluarga besar BYD.

"Pabrik ini ketika sudah mencapai kapasitas produksi maksimal. Target kami 20 ribu pekerja Indonesia yang bisa bergabung," tambah dia.



(riar/dry)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads