"Banyak keuntungannya memiliki asosiasi motor besar di Indonesia," ujar Managing Director PT Triumph Motorcycles Indonesia, Paulus Bambang Suranto, di Pasific Place Jakarta, Selasa (19/4/2016).
Jika memiliki asosiasi maka peta pasar motor besar di Indonesia akan semakin jelas. Dan tidak menutup kemungkinan bisa menambah investasi di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selain itu, asosiasi ini juga bisa melakukan masukan-masukan ke pemerintah seperti pajak. Karena saat pajak mencapai 125 persen, itu membuat konsumen berpikir. Kok di luar negeri motor murah, bayangkan saja hampir di seluruh dunia Bonneville itu harganya mencapai Rp 140 juta, sedangkan untuk di Indonesia mencapai Rp 350 juta. Ini kan memberatkan konsumen," tambahnya.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?
Isi Garasi Anggota DPRD yang Merokok sambil Ngegame saat Rapat