"Dukungan ITS dalam proyek ini sangat besar. ITS sangat mendukung sekali. Kalau tidak didukung, motor listrik ini tidak akan jadi," kataΒ Ketua Tim Peneliti Motor Listrik sekaligus dosen pembimbing M Nur Yuniarto kepada wartawan di Gedung Pusat Unggulan Iptek-Sistem dan Kontrol Otomotif, (PUI-SKO) ITS, Surabaya.
Jika jadi dikembangkan, maka motor listrik ini bisa menjadi alternatif atau bahkan saingan dari motor berbahan bakar bensin. Nur Yuniarto sendiri optimis motor listrik bakal berkembang. Nur Yuniarto percaya bahwa Garansindo akan bisa mempromosikan dan menjual motor ini dengan berbagai kelebihannya yang salah satunya tak diperlukan penggantian oli.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Motor listrik ini digarap oleh enam mahasiswa. Mereka adalahHuda RencanaPanjaitan Sakti Wangi (ProjectManager), YogaUta danAyuning FitriΒ
Desanti (Motor Listrik), Bagus Mukhlisin dan Galih Priyo Atmojo (Controller), dan Grangsang Sotyaramadhani (Monitoring System). Selain mereka, ada 10 mahasiswa lain yang kapasitasnya ikut membantu. Pembuatan dilakukan di gedung PUI-SKO yang juga berfungsi sebagai workshop.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Diborong Proyek MBG, Desain Motor Listrik Emmo Baru Didaftarkan Akhir Tahun Lalu
Spesifikasi Motor Listrik Buat Operasional MBG, Harga Mulai Rp 49 Jutaan