Sebelum itu terjadi, Honda masih terus melakukan pengembangan. Salah satu hal yang menjadi kendala saat ini adalah menekan biaya baterai pada motor.
Chief Operating Officer of Motorcycle OperationsΒ Honda Motor Co., Ltd, Shinji Aoyama menjelaskan harga baterai sangat berpengaruh pada penetapan harga jual motor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rencana 2018 di Indonesia. Tidak mudah untuk mengomersialisasikan motor listrik. Harganya terlalu tinggi dan tidak terjangkau bagi semua orang. Harga dari baterai merupakan kunci untuk mengurangi biaya produksi. Ini yang sedang kami lakukan," ujar Shinji, ditemui di sela-sela diskusi Potential of Electric Vehicle as an Alternative Mobility Solution di Universitas Indonesia, Depok, Sabtu (5/3/2016).
Shinji memberi contoh untuk biaya baterai, untuk penggunaan motor listrik dibutuhkan tenaga sekitar 1.000 kWH. Jika dikonversikan dengan harga standar internasional, diperkirakan untuk baterai menghabiskan biaya sekitar $700 hingga $800 atau skitar Rp 9,1 juta.
Untuk menekan biaya baterai tersebut, Shinji melakukan kerjasama dengan pabrikan baterai lain.
"Saat ini baterai lithium tidak diproduksi di banyak negara, hanya beberapa negara saja seperti Jepang, China, dan Korea. Butuh investasi yang besar untuk membuat pabrik baterai. Oleh karena itu kami berkolaborasi dengan pabrik baterai," tandasnya.
(nkn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Prabowo Minta Potongan Ojol di Bawah 10%: Kalau Tak Mau, Jangan Usaha di RI
Pelajaran dari Oknum TNI Lawan Arah, Ngamuk Gebrak Ambulans
Pernyataan Taksi Green SM usai Kecelakaan Kereta di Bekasi