Kamis, 25 Feb 2016 08:20 WIB

Kawasaki Tak Ingin Bermain di Kelas Motor Sport di Bawah Rp 30 Juta

M Luthfi Andika - detikOto
Foto: Dadan Kuswaraharja Foto: Dadan Kuswaraharja
Jakarta - Untuk mengantisipasi persaingan di motor sport terutama kelas 150 cc yang akhir-akhir ini tengah booming, Kawasaki memilih strategi lain. Mereka tidak mau bermain di segmen 200 cc ke bawah.

"Kita tidak akan lagi masuk ke segmen 200 cc, atau motor sport dengan harga Rp 30 jutaan kebawah," kata Deputy Head Sales and Promotion PT Kawasaki Motor Indonesia Michael Chandra Tanadi.

Hal ini bukan tanapa alasan, karena Kawasaki akan lebih memfokuskan untuk bisa melahirkan motor premium dengan banderol Rp 40 jutaan.

"Kita ingin bermain motor premium dengan harga Rp 40 jutaan. Kalau Kawasaki Z125 Pro, kan ini motor pehobi," begitu alasannya.

Sebagai catatan berdasarkan Asosiasi Indsutri Sepeda Motor Indonesia Kawasaki di 2015 kemarin berhasil menjual 124.065 unit motor untuk pasar domestik dan ekspor. Dan di Januari 2015 di pasar domestik, Kawasaki menjual 10.681 unit. Kawasaki pun tidak mengkhawatirkan mengenai volume penjualan yang mereka toreh di Indonesia, karena seperti yang pernah disebutkan Michael, Kawasaki tidak mengejar volume.


Berikut daftar penjualan berdasar merek motor sepanjang Januari 2015

  1. Honda 287.776 unit (69,13%)
  2. Yamaha 112.124 unit (26,94%)
  3. Kawasaki 10.681 unit (2,57%)
  4. Suzuki 5.587 unit (1,34%)
  5. TVS 95 unit (0,02%)


(lth/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com