Instruktur Keselamatan Bermotor Indonesia Cetak Prestasi di Jepang

Laporan dari Jepang

Instruktur Keselamatan Bermotor Indonesia Cetak Prestasi di Jepang

Bagus Kurniawan - detikOto
Sabtu, 17 Okt 2015 12:53 WIB
Instruktur Keselamatan Bermotor Indonesia Cetak Prestasi di Jepang
Suzuka -

M. Ady Sucipto wakil Indonesia berhasil meraih juara ketiga di The 16th Safety Japan Instructors Competition di Suzuka Circuit Traffic Education Center (STEC), Jepang. Kompetisi yang berlangsung selama dua hari tanggal 15-16 Oktober 2015 ini diikuti 40-an instruktur keselamatan bermotor dari berbagai negara.

Ady yang pada tahun sebelumnya berlaga di kelas 125 cc, kini berlaga di kelas 400 cc bersama 10 negara dari luar Jepang.

Dua orang wakil Indonesia yang berlaga di kompetisi tahunan ini adalah Ady Sucipto dan Iskandar mewakili Astra Honda Motor (AHM). Sedangkan Iskandar berlaga di kelas 125 cc yang diikuti 7 negara. Di kelas ini Iskandar juga mendapat juara ketiga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada kompetisi hari Kamis (15/10/2015), Ady yang biasa dipanggil Jotos dan Iskandar menyelesaikan dua tampilan rintangan yakni pengereman dan slalom. Sedangkan pada hari ini, Jumat (16/10/2015) menyelesaikan papan keseimbangan atau narrow plank.

"Persaingan di kelas 400 cc sangat ketat, saya di kelas ini baru pertama kali yaitu pada tahun ini," katanya.

Dia mengaku akan terus meningkatkan kemampuannya dalam menjadi instruktur keselamatan bermotor.

Kelas 400 cc urutan pertama ditempati dari Vietnam, Nguyen Anh Tuan. Urutan kedua ditempati dari Singapura, Mohamed Said bin Salim. Urutan ketiga dari Indonesia Muhammad Ady Sucipto.

Kelas 125 cc urutan pertama dan kedua ditempati instruktur dari Vietnam yakni Nguyen Van Thanh dan Phung Xuan Truong, dan ketiga Iskandar.

Iskandar yang merupakan instruktur terbaik nasional pada kompetisi The 9th Astra Honda Safety Riding Instructor's 2015 meraih posisi ketiga, dengan total poin 1.557.

General Manager Marketing Planning and Analysis Division AHM A. Indraputra mengatakan prestasi inteenasional ini merupakan buah dari upaya perusahaan dalam mengampanyekan keselamatan berkendara di tanah air melalui pembinaan instruktur terlatih.

"Sepulang dari kompetisi, para instruktur yang telah berprestasi ini akan menularkan ilmu edukasi keselamatan berkendaranya kepada instruktur-instruktur lain di seluruh Indonesia sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat melalui kampanye keselamatan berkendara. Kami ingin terus konsisten mewujudkan prinsip no sales, without safety,” ujar Indraputra.



(bgs/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads