"Konsumen kami cukup beragam, pertamanya kebanyakkan ibu-ibu. Kini para mahasiswa, anak-anak sekolah (yang sudah memiliki SIM-Red), dan kini bapak-bapak juga banyak yang menggunakannya," tutur Misty produsen sarung tangan motor stang-baramet yang berlokasi di Bekasi Jawa Barat, kepada detikOto, Selasa (13/10/2015).
Beragamnya konsumen sarung tangan motor stang ini bukan tanpa alasan. "Selain bisa melindungi dari sinar matahari, air hujan. Motif kami yang semakin beragam juga menjadi alasannya. Tapi memang dominannya masih lebih banyak digunakan oleh pengendara wanita," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sarung tangan jenis ini di luar negeri, antara lain di Eropa, Taiwan dan Korea, bukanlah barang baru. Banyak pemotor di negara-negara itu yang menggunakannya.
(lth/arf)











































Komentar Terbanyak
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak
Wujud Mobil Keciduk Isi BBM Subsidi Berulang dalam Sehari, Pakai QR Code Beda-beda
Usulan Biar Pemprov DKI Tetap Dapat Pemasukan meski Pajak EV Rp 0