"Untuk membuat prototipe ini siswa menemui yang namanya trial and error. Bahan yang digunakan juga bisa jadi tak terpakai karena salah hitung, jadi biayanya ya lumayan. Untuk bikin prototipe ini, habis sekitar Rp 44 juta lah," ujar Kepala Sekolah SMK Angkasa Lanud Husein Sastranegara, Johanes Kumiling.
Mobil yang dibuat menyerupai 'Jeep Willys' ini dikerjakan oleh tim yang terdiri dari 4 orang anggota tim inti dan 2 cadangan. Mereka adalah para siswa kelas XI yang berasal dari beberapa jurusan berbeda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Mobil Jeep dari Yamaha V-Ixion
Untuk body mobil misalnya, siswa memotong dan membentuk baja sendiri menjadi rangka. Serta bagian jok dan sistem kendali yang mereka rakit dari berbagai komponen mobil hingga akhirnya berbentuk seperti saat ini.
Johanes mengatakan, setelah sukses membuat prototipe, sekolah dan yayasan memiliki harapan untuk bisa membuat kendaraan ini secara massal untuk berbagai kebutuhan. Namun untuk itu, diperlukan proses uji kelaikan terlebih dahulu.
"Kami ingin mengembangkan ini ke bisnis. Tapi harus melewati uji kelaikan di perguruan tinggi dulu juga butuh dukungan," katanya.
Mimpinya, Sky Jeep ini bisa digunakan di tempat-tempat hiburan atau pariwisata baik sebagai alat angkut penumpang atau sebagai hiburan.
"Kalau dibuat massal, mungkin harganya tidak akan Rp 44 juta per unit, di bawah itulah karena kan sudah ada hitungannya yang sudah pas sekarang, tidak lagi trial and error," tutur Johanes. Kapasitas produksi per unitnya pun sekitar 1,5 bulan.
(tya/ddn)












































Komentar Terbanyak
Prabowo Minta Potongan Ojol di Bawah 10%: Kalau Tak Mau, Jangan Usaha di RI
Pelajaran dari Oknum TNI Lawan Arah, Ngamuk Gebrak Ambulans
Pernyataan Taksi Green SM usai Kecelakaan Kereta di Bekasi