Pertama, banderol harga keduanya berbeda. Special Edition dibanderol lebih mahal Rp 1 juta dibandingkan versi Standar. Untuk diketahui, D-Tracker versi Standar harganya Rp 28,9 juta sementara edisi spesial Rp 29,9 juta.
Selain itu, fat bar pada D-Tracker versi Special Edition dibuat lebih tinggi. Motor itu juga sudah dilengkapi dengan handlecover.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peleknya juga dibuat beda. Untuk versi Special Edition, Kawasaki melengkapinya dengan pelek berkelir hitam sementara versi Standard hanya ditawarkan dengan pelek berwarna silver.
D-Tracker versi Standard ditawarkan dengan warna Candy Burnt Orange dan Candy Lime Green. Sementara versi Special Edition hadir dengan pilihan warna Lime Green dan Shiny Yellow.
(rgr/ddn)
