Untuk melancarkan program ini, PT GO-JEK Indonesia menggandeng Rifat Drive Labs (RDL). Setelah mengikuti pelatihan secara teori, pengendara GO-JEK diharuskan melakukan ujian praktik.
Duta safety driving Indonesia, Rifat Sungkar yang juga sebagai founder RDL mengatakan, pihaknya akan mengajarkan 6.000 rider GO-JEK dalam tahap pertama. Per harinya, akan ada 120 rider yang ikut program ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nantinya, akan ada 16 orang instruktur dari RDL yang memberikan teori dan praktik. Rider GO-JEK harus mengikuti program ini dari pukul 7.30 WIB hingga 17.30 WIB.
"Nanti mereka akan dapat semacam sertifikasi. Sertifikasi kelulusan itu ditaruh di belakang jaketnya biar orang bisa lihat dia udah lulus," kata Rifat.
(rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Dadan soal Motor MBG: Dulu Klaim di Bawah Harga, Ternyata Di-markup
Ini Gudang Motor Listrik MBG yang Dipesan Dadan Hindayana
Indonesia Kian Tertinggal, Mobnas Malaysia Ekspansi EV 42 Ribu Unit/Tahun