Namun meski keadaannya seperti tersebut, Kawasaki berkomitmen akan terus memproduksinya di Indonesia.
"Iya kita kan baru memperkenalkan Athlete Pro. Penjualannya sedikit tidak terlalu banyak 150 unitan setiap bulannya," ujar Deputy Department Head Sales & Promotion Department Marketing & Sales Division PT KMI Michael Chandra Tanadhi, di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun sebagai catatan, alasan lain Kawasaki tetap memproduksi dan mempertahankan Athlete di Indonesia, karena Athlete juga menjadi model yang kerap diekspor ke luar negeri.
"Selain itu Athlete Pro sudah kita ekspor ke Filipina. Setiap bulannya kami mengekspor 500 unit," tambahnya.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Diborong Proyek MBG, Desain Motor Listrik Emmo Baru Didaftarkan Akhir Tahun Lalu
Spesifikasi Motor Listrik Buat Operasional MBG, Harga Mulai Rp 49 Jutaan