"Hampir semua komponen utamanya benar-benar dikembangkan dari nol oleh ITS," sebut CEO Garansindo Inter Global, Muhammad Al Abdullah atau yang akrab disapa Memet di Jakarta.
Pertama, lanjut Memet, motor listriknya asli buatan ITS. Hal itu menjadi kebanggaan tersendiri nantinya jika motor listrik ini lahir. Sebab, ITS lah yang mematenkan motor listrik itu.
"Kedua, module controller-nya buatan ITS murni dari nol. Ketiga, batery management system murni buatan ITS," tambah Memet.
Ketiga komponen utama motor listrik itu, sebut Memet, sudah dibikin langsung dari tangan anak-anak Indonesia. Nantinya, Garansindo akan menggandeng supplier lain untuk memasok komponen pendukungnya.
"Tiga itu sudah dikuasai ITS. Tinggal bicara manufakturing. Tapi kita utamakan vendor-vendor lokal," tegas Memet.
Untuk baterai, Memet mengatakan, pihaknya kemungkinan akan menggunakan baterai Panasonic yang sudah digunakan oleh beberapa kendaraan listrik di dunia. Sementara untuk desain bodinya, Garansindo akan meminta bantuan Italjet maupun Zero Motorcycle.
"Baterai kita pakai Panasonic. Frame mungkin minta bantuan dari Italjet. Zero atau Italjet sudah memberikan tanggapan positif. Italjet, mereka jago desain. Mereka sangat supported desain," kata Memet.
(rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?