Seperti dituturkan General Manager Service & Motorsport, Yamaha Indonesia, Muhammad Abidin, cara itu ditempuh karena pihaknya tidak bisa mengurangi porsi produksi di Indonesia ketika penjualan turun.
"Kita efisiensi ke ekspor. Soalnya kan tidak mungkin produksinya terus dikurangi," ujar Abidin usai acara Otomotif Award 2015 di Jakarta, Kamis (23/4/2015) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Meningkat 450 persen ekspor dari tahun lalu. Total ekspor Januari 8.323, Februari 8.995, Maret 10.459," ujarnya.
Motor yang diekspor adalah Yamaha R15, R25, MX King dan V-Ixion. Menurut Masykur, tahun ini Yamaha NMAX juga bakal diekspor.
Namun ia mengaku belum mengetahui kepastian kapan ekspor NMAX tersebut dilakukan. "Ekspor NMAX tahun ini. Tapi belum tahu kapannya," ujarnya.
Melihat moncernya kinerja ekspor, Masykur percaya hingga tahun ini pihaknya bisa mengekspor 90.000 motor. "Tahun ini ditargetkan ekspor 90.000-an. Mudah-mudahan tercapai," katanya.
(rgr/arf)












































Komentar Terbanyak
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Presiden Prabowo: RI Jangan Cuma Jadi Pasar, Harus Bikin Mobil-Motor Sendiri
BYD Luncurkan Denza N9 Flash Charge: Jarak Tempuh 1.520 Km, Ngecas Cuma 9 Menit