Dipuji Obama, Produsen Motor Royal Enfield Siap Jor-joran

Dipuji Obama, Produsen Motor Royal Enfield Siap Jor-joran

- detikOto
Jumat, 20 Feb 2015 13:19 WIB
Dipuji Obama, Produsen Motor Royal Enfield Siap Jor-joran
New Delhi - Pabrikan motor klasik asal India, Royal Enfield, mempercepat langkah ekspansinya setelah Presiden Amerika Serikat, Barrack Obama, memuji motor itu saat berkunjung ke India bulan lalu.

Pabrikan yang awalnya berasal dari Inggris itu bakal menggelontorkan dana US$ 80 juta atau sekitar Rp 984 miliar untuk menggenjot produksi di Inggris.

Seperti dilansir The Guardian, Jumat (20/2/2015), pujian Barrack Obama itu terlontar saat dirinya menyaksikan salah satu sesi parade militer India dalam rangkaian peringatan hari kemerdekaan negara itu. Saat itu 12 orang tentara berakrobat menaiki satu motor Royal Enfield.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya melihat para pemberani (yang beratraksi) di sepeda motor Royal Enfield pada hari Republik (kemerdekaan India)," kata Obama menggambarkan keberanian para tentara itu.

"(Namun) Dinas Rahasia tidak akan membiarkan saya naik motor, terutama dengan kepala saya (di bawah)," tambahnya dengan senyum sesaat menyaksikan manuver berani tersebut.

Sementara itu, Chief Executive Officer Royal Enfield, Siddhartha Lal, dalam pernyataan yang dimuat di situs resmi perusahaan mengatakan, pihaknya akan memanfaatkan investasi sekitar Rp 984 miliar itu untuk pengembangan produk dan belanja modal.

β€œUntuk menjadi pemimpin di segmen sepeda motor medium di (pasar) global, Royal Enfield akan membangun dua pusat teknologi baru." tuturnya.

Satu pusat teknologi akan dibangun di Chenai, sebuah kota di Selatan India, pada kuartal kedua 2016. Sedangkan satu lainnya dibangun di Leicestershire, Inggris pada akhir 2015 ini.

Seperti dilansir Visordown, sumber di pabrikan itu mengatakan, pihaknya pada 2016 akan meluncurkan sedikitnya tiga model anyar. Salah satu model itu adalah model bermesin parallel twin.

β€œModel anyar itu adalah model bermesin 410 cc silinder tunggal overhead cam dan mesin parallel twin,” ucapnya.

(arf/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads