Managing Director PT Garansindo Technologies Dhani M. Yahya menjelaskan, banjir atau genangan airnya harus dilihat dulu setinggi apa, kalau tidak terlalu dalam maka aman-aman saja seperti motor konvensional lainnya.
"Melintas di genangan air tidak masalah, karena baterainya juga di atas. Tapi kalau seperti banjir di Kampung Melayu jangan, sayang sama motornya mending disimpen saja di rumah," ujar Dhani sambil tersenyum di sela-sela acara Media Test Ride Zero di Jakarta, Rabu (17/12/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang penting itu kita lihat dulu seberapa dalam genangan airnya. Kalau genangan biasa kayak di jalanan Jakarta saja aman. Tapi kalau motor ini dicemplungin ke air juga akan mati, kan gak mungkin dicemplungin," katanya lagi.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik
Pernyataan Taksi Green SM usai Kecelakaan Kereta di Bekasi