Pernyataan itu diungkapkan langsung oleh Managing Director PT Triumph Motorcycles Indonesia (TMI) Paulus B Suranto di sela-sela acara Triumph For The Ride Bali Experince.
"Triumph Tiger (800 XC, XR, XRx dan XCx) kita akan luncurkan pertengahan tahun depan," ujar Paulus kepada detikOto di Pelabuhan Ketapang, Jumat (5/12/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ototes: Menjajal Triumph Tiger di Spanyol
"Belum bisa pesan karena di seluruh dunia belum dirilis dan di Indonesia baru pertengahan tahun depan. Jadi sekarang ini belum bisa," tuturnya.
Lalu masalah harga, Paulus menegaskan pasti terjadi perbedaan antara model yang lama dan model yang baru. Tapi perbedaan harganya dipastikan tidak terlalu signifikan.
"Pastinya ada perbedaan harga, tapi saya yakin tidak akan terlalu besar," katanya.
Foto: Triumph Tiger Generasi Baru
Perubahan signifikan pada generasi kedua motor ini lebih pada radiator pendingin dan penggunaan tiga silinder dalam satu mesinnya. Mesin Tiger ini pun menggunakan DOHC dengan 4 Valve per silinder. Dengan Bore x Stroke 74 x 61,9 mm. Pemakaian full elektronik serta menggunakan transmisi 6 speed.
Untuk jeroan mesin sendiri, suplai bahan bakar akan lebih irit dengan meningkatkan 3 bar menjadi 35 bar.
Valve Spring mengambil dari mesin Daytona. Pemasangan Air Box dan Inlet Duck baru sehingga menghasilkan presisi tinggi dalam metering bahan bakar untuk meningkatkan atomisasi bahan bakar dari 1,670 mm kini menjadi 2,031 mm.
Guna membersihkan mesin dari reduksi hasil pembakaran dipasang katalis baru yang lebih padat sel-selnya yang sebelumnya dari 200 cpsi menjadi 300 cpsi. Sehingga, bisa membersihkan lapisan mantel mesinnya.
Tak ketinggalan dipasang injeksi udara kedua sehingga tiga mesin lebih bersih dari sisa-sisa pembakaran. Exhaust catalyst juga dipasang di tengah knalpotnya.
Radiator sebagai pendingin mesin juga dioptimalkan dan diperluas agar mesin tak cepat panas saat kecepatan rendah, maklum selama ini motor moge sejenis ini cepat panas, apalagi ber-off road. Mengurangi pemanasan untuk meningkatkan kinerja emisi.
Untuk suspensi depan, kedua motor ini menggunakan βShowa 43 mm upside down forks.
Sedangkan suspensi belakang menggunakan Showa mono-shock untuk jenis Tiger 800 XRx, sementara WP mono-shock untuk Tiger 800 XCx.
Rem depan menggunakan dua cakram ukuran 308 mm dengan Nissin 2 piston kaliper geser ABS. Sementara rem belakang menggunakan satu cakram ukuran 255 βdengan Nissin satu piston kaliper geser ABS.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Australia 'Lumpuh', Hampir 500 SPBU Kehabisan BBM!
Mobil Pribadi Isi Pertalite Dibatasi, per Hari Maksimal Rp 500 Ribu