"Dampak kenaikan harga BBM sudah mulai ada (terhadap Honda) di minggu ini dengan berkurangnya konsumen yang datang ke showroom, baik di perkotaan maupun daerah-daerah," tutur Deputy General Manager Sales Division PT Astra Honda Motor Thomas Wijaya saat dihubungi detikOto di Jakarta, Jumat (28/11/2014).
Thomas memperkirakan akibat kenaikan harga BBM itu, penjualan bulan ini melorot 5 persen dibanding bulan sebelumnya. Dampak seperti itu, kata Thomas, bisa berlangsung 3-6 bulan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, penjualan akan kembali normal atau bahkan meningkat lagi pada semester kedua tahun depan. Sebab, pada saat itu masyarakat akan merayakan Lebaran Idul Fitri.
Selain itu, masyarakat sudah mulai bisa menyesuaikan diri dengan dampak kenaikan harga barang-barang akibat inflasi yang dipicu oleh kenaikan harga BBM.
(arf/ddn)












































Komentar Terbanyak
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Cabut ke Vietnam, Ribuan Pegawai Kena PHK
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Mau Cabut ke Vietnam, Ini Alasannya
Indonesia Ditinggal Kabur Pabrik Otomotif, Pemerintah Harus Ambil Sikap!