"Terus terang kami masih belum memutuskan. Saat ini tengah dihitung dengan cermat, karena ada kenaikkan PPnBM dari 75 menjadi 125 persen,β tutur General Manager Promosi PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, saat dihubungi detikOto, di Jakarta, Selasa (30/09/2014).
Masykur mengatakan, dengan kenaikan tarif pajak sebesar itu cukup merepotkan dalam penentuan harga. Soalnya, selain harus bersaing ketat dengan para pesaing dalam hal harga, Yamaha juga harus menetapkan biaya sejumlah program yang menjadi satu paket dalam penjualan moge tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Paket itu bukan hanya jaminan servis dan perawatan motor saja, tetapi juga layanan dalam penggunaan, misalnya pelatihan smart riding Moge, safety riding dan lain-lain. Meski banyak calon pembeli Moge yang sudah terbiasa mengendarai moge, namun tidak sedikit pula yang baru pertama kali.
Sebelumnya, sejak November tahun lalu, Yamaha Indonesia telah memasarkan empat tipe Moge yakni YZF-R1 (998 cc), YZF-R6 (599 cc), TMAX (530 cc) dan VMAX (1.679 cc). Keempatnya, dibanderol mulai dari Rp 185 juta sampai Rp 500 juta.
Peluncuran moge itu pada akhir tahun 2013 di Indonesia dihadiri oleh pebalap MotoGP Jorge Lorenzo.
(arf/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih