Harley-Davidson memang sukses membuat dunia tertegun dengan peluncuran LiveWIRE, sebuah motor listrik. Presiden Harley Matt Levatich pun mengatakan kalau ini hanya awal dan bersumpah untuk menunjukkan kalau Harley juga bisa berinovasi.
Levatich lalu bercerita bagaimana krisis keuangan tahun 2008 telah membuat penjualan Harley drop sampai 40 persen. Di bawah kepemimpinan Levatich, perusahaan menitik beratkan pada kemauan konsumen. Hal-hal yang secara radikal harus dilakukan dia lakukan lebih cepat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia lalu mengatakan sebuah filosofi Jepang yang intinya adalah pukulan bisa memperlihatkan masalah. Dan itu bisa menjadi motivasi untuk mengentaskan masalah tadi.
"LiveWIRE mengatakan sesuatu yang baru, dan merupakan demonstrasi yang inovatif tentang apa Harley-Davidson dapat dilakukan. Kami adalah perusahaan besar dan kami memiliki banyak teknologi canggih pada motor kami. GPS suara diaktifkan di Street Glide, atau sistem pengereman terkait kami. Ini adalah yang terbaik di kelasnya, dan contoh dari apa yang Harley mampu," lugasnya.
LiveWIRE sendiri dianggap sebagai produk baru terbesar dan paling berani sejak perusahaan dibentuk pada tahun 1903. "Dan itu hanya awal dari masa depan untuk kita," cetusnya.
Di perusahaan, biasanya Harley memikirkan dahulu apa yang diingini oleh konsumen Amerika, baru kemudian memikirkan konsumen negara lain. Hal itu kini telah berubah.
"Kita perlu mengubah persepsi orang tentang Harley-Davidson. Kami membuat sepeda motor untuk Amerika, yang kami untuk menjual seluruh dunia. Sekarang kami membuat sepeda motor global untuk semua orang," lugasnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB