Kematian Akibat Kecelakaan di Indonesia, Lebih Parah dari Negara Konflik

Kematian Akibat Kecelakaan di Indonesia, Lebih Parah dari Negara Konflik

- detikOto
Sabtu, 21 Jun 2014 16:18 WIB
Kematian Akibat Kecelakaan di Indonesia, Lebih Parah dari Negara Konflik
Jakarta - Tragis, satu kata yang pantas untuk melihat kenyataan bahwa kematian akibat kecelakaan di Indonesia, rupanya lebih parah dibandingkan dengan jumlah korban kematian di negara konflik.

Seperti yang disampaikan Wakil Dirlantas Polda Metro Jaya AKBP, Bakharuddin Muhammad Syah, pada ajang Michelin Road Safety Day 2014, Sabtu (21/6/2014).

"Silakan Anda bandingkan kematian akibat kecelakaan di Indonesia dengan korban kematian di negara yang sedang berperang. Tingkat kematian akibat kecelakaan di Indonesia lebih tinggi, dibandingkan negara yang berperang," kata Bakharuddin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bakharuddin menambahkan kematian akibat kecelakaan di Indonesia, merupakan kesalahan pengendara itu sendiri.

"Itu semua karena kurang kesadaran berlalu lintas yang aman, oleh sebab itu harusnya kita semuaharus menjadi agen keselamatan berkendara. Dan semuanya diawali dari adik-adik (siswa Sekolah Dasar-Red)," katanya.

Data World Health Organization (WHO), di Indonesia setiap tahunnya kecelakaan lalu lintas merenggut sekitar 400 ribu nyawa anak dibawah usia 25 tahun atau 1.000 kematian setiap harinya.

Karena itulah, produsen ban Michelin menggelar program bertajuk 'Road Safety' sebagai bentuk keprihatinan Michelin terhadap tingginya korban kecelakaan lalu lintas di Indonesia pada usia muda.

(lth/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads