Kamis, 13 Feb 2014 09:08 WIB

3 Alasan Penjualan Motor di Awal Tahun Lesu

- detikOto
Jakarta - Di awal tahun ini, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, penjualan motor mengalami penurunan. Apa penyebabnya?

Pada Januari 2014 ada 580.288 motor yang terjual di Indonesia. Namun, bila dibanding bulan Januari di tahun-tahun sebelumnya, angka penjualan di Januari 2014 ini terhitung turun 10,72 persen bila dibanding Januari 2013. Pun begitu bila kita membandingkannya dengan Januari 2012 dan 2011.

Menurut Deputy GM Sales Division PT Astra Honda Motor Thomas Wijaya setidaknya ada 3 alasan mengapa tahun ini penjualan motor lebih lesu.

Faktor pertama adalah penurunan daya beli konsumen menurun sebagai dampak banjir dan longsor yang menyebar di beberapa kota dan area di Jawa, Sumbagsel, Kalimantan dan Sulawesi.

"Sehingga hasil-hasil panen terganggu dan rusak serta masa tanam mengalami kemunduran," ujarnya.

Faktor kedua masih seputar bencana. Dampak banjir dan longsor membuat transportasi barang-barang kebutuhan pokok sulit sehingga harga-harga kebutuhan pokok tersebut mengalami kenaikan. "Karena kenaikan lead time transportasi akibat infrastuktur terganggu dan rusak," ujarnya.

Faktor yang ketiga adalah kendala logistik distribusi ke area-area baik Jawa karena banjir dan rusak infrastruktur kemudian luar pulau seperti Kalimantan dan Sulawesi dikarenakan kondisi cuaca dan gelombang sehingga pelayaran sangat berhati-hati dan sempat tertahan.

Penjualan motor di bulan Januari lalu:
No. Merek Penjualan
1. Honda 367.069unit
2. Yamaha 174.002 unit
3. Suzuki 30.012 unit
4. Kawasaki 8.190 unit
5. TVS 1.015 unit
Total Januari: 580.288 unit
Total 2014: 580.288 unit








(ddn/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com