Menurut Presiden Direktur PT Federal International Finance yang juga sebagai CEO FIFGROUP, Suhartono, tahun politik ini, industri pembiayaan akan berjalan lancar.
Pemerintah lanjutnya sudah melakukan persiapan untuk menyambutnya, seperti melakukan persiapan antidemo, dan lain-lain. Akan tetapi menurut dirinya penurunan pembiayaan akan terjadi di 2014.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini menjadi tantangan sendiri bagi FIF. Terlebih Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) memprediksi kenaikan motor hanya 5 persen.
"Karena itu kami memutuskan untuk tidak menaikan target pembiayaan di 2014 atau akan sama seperti 2013 mencapai Rp 21,5 triliun," tambahnya.
Di tahun lalu FIF menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 21,5 triliun. Untuk motor baru, FIF Group membiayai 1.313.949 unit sepeda motor baru senilai Rp 15,5 triliun. Motor jenis matik merupakan yang terbesar.
"Untuk tipe, dalam 5 tahun terakhir matik masih mendominasi pembiayaan dan di tahun ini matik mencapai 65-67 persen (yang dibiayai FIFGroup)," ujar Direktur Marketing FIFGroup, Djap Tet Fa.
Djap Tet Fa menambahkan FIFGroup hanya membiayai sekitar 20 persen untuk varian bebek di 2014.
"Mengapa matik terus digemari di pasaran? Karena ini berpengaruh karena dorongan produsen yang gencar melahirkan produk matik terbaru. Selain itu mungkin karena desain yang bagus dan kemudahan dalam mengendarainya membuat matik masih terus digemari," ujarnya.
Dirinya juga memprediksi hingga 5 tahun kedepan bisa dipastikan matik masih akan terus mendominasi pembiayaan kredit FIFGroup. "5 tahun lalu Cub memang cukup digemari, tapi 5 tahun ke depan sepertinya matik masih akan bagus. Meski sport akan mengalami peningkatan dengan pilihan model yang juga cukup banyak," pungkasnya.
(lth/ddn)











































Komentar Terbanyak
Pemerintah Ancam Cabut Izin Gojek-Grab Andai Tak Patuhi Komisi 8%
Viral Pengemudi Calya Ngamuk, Patahkan Spion-Wiper Mini Cooper
Wiper Ketekuk-Spion Lepas, Segini Kerugian Pemilik MINI yang Diamuk Sopir Calya