"Pajak barang mewah meninggi? Itu yang kita tidak bisa ubah," pasrah Direktur dan CEO PT. Supermoto Indonesia, Iwan Gogo BP Panjaitan, di Jakarta.
"Dan ini semuanya pasti bisa berdampak, dan ini tidak hanya terhadap Ducati tapi semua merek. Tapi mungkin akan slow sebentar (penjualan Ducati), dan akan menanjak lagi," ujarnya yakin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti yang diketahui bersama beberapa waktu lalu, pemerintah Indonesia mengambil langkah menaikan Pajak Penjualan atas Barang Mewah sampai maksimal 150 persen. Langkah ini diambil akibat melemahnya nilai rupiah terhadap dolar Amerika.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih